Semangat Datang. email: papi@pasarpetani.com. 085288703410
Home » » Bertani Gambas, Sayuran Banyak Manfaat

Bertani Gambas, Sayuran Banyak Manfaat

Written By HRH_julie on Senin, 13 Mei 2013 | 16.35.00


Gambas adalah tanaman yang hampir seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan sebagai sayuran. Buah muda, pucuk daun dan bakal bunga memiliki rasa dan kandungan vitamin yang baik untuk dikonsumsi. Dalam 100 gr buah muda terkandung 93 gr ai, 0,6-1,2 gr protein, 0,2 gr lemak, 4-4,9 gr karbohodrat, 16-20 mg Ca, 0,4-0,6 mg Fe, 24-32 mg P, 45-410 IU vitamin A, 0,04-0,05 mg vitamin B1, 0,02-0,06 mg vitamin B2, 0,3-0,4 mg niacin, 7-12 mg vitamin C dengan total energi sebesar 85 kJ.
Tanam
Gambas diperbanyak dengan biji. Benih gambas dapat ditanam langsung di lapangan dengan menggunakan para maupun teralis sebagai tempat merambat sulur. Apabila rambatan belum siap dan biji sangat terbatas, biji dapat disemaikan terlebih dahulu dengan menggunakan polybag diameter 5 cm. Untuk setiap polybag diisi 2 butir benih dengan media campuran pupuk kandang dan tanah. Biji dibiarkan berkecambah sampai tinggi kurang lebih 10 cm, kemudian dipindahkan ke lapangan.
Pemupukan dan pemeliharan tanaman
Pemeliharaan tanaman gambas yang biasa dilakukan adalah pemangkasan daun, apabila daun terlalu rimbun. Pupuk kandang yang diperlukan untuk satu lubang tanam sekitar 2 kg ditambah 10 gr NPK 15:15:15.
Panen
Tanaman gambas dapat dipanen beberapa kali, dan panen pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 2 bulan.
Produksi benih
Budidaya benih untuk produksi gambas hampir sama seperti budidaya konsumsi, kecuali ada perlakuan yang bertujuan untuk menjaga kemurnian genetik benih yang dihasilkan, yaitu isolasi jaraj dan seleksi roguing. Gambas termasuk tanaman yang menyerbuk silang (cross pollinated) melalui serangga, sehingga diperlukan isolasi jarak sekitar 400-1000 m. Seleksi (roguing) tanaman dilakukan pada fase pertumbuhan vegetatif, fase bunga, dan fase berbuah, meliputi : keseragaman pertumbuhan, bentuk daun, warna bunga, bentuk buah dan lain-lain.
Waktu pemanenan benih
Waktu pemanenan benih gambas sekitar 110 hari setelah semai (dataran tinggi), ditandai dengan buah yang telah berwarna coklat-kering dan biji berwarna hitam. Buah gambas dipanen dengan cara dipotong tangkinya dengan pisau.
Prosessing dan pengeringan benih
Buah gambas yang telah kering dipotong melintang kemudian biji dikeluarkan, dan dibungkus kertas. Selanjutnya biji dikeringkan dibawah sinar matahari sampai kadar air mencapai  8,0 %. Rata-rata dalam satu buah gambas dihasilkan sekitar 50-80 biji.
Pengemasan benih
Benih atau biji gambas yang telah kering dapat dikemas dalam kemasan kertas, namun akan lebih baik lagi kika menggunakan kemasan alumunium foil, karena sifatnya yang kedap udara. Jika memungkan udara yang ada dalam kemasan alumunium foil juga dihisap keluar dengan menggunakan alat penghisap (vacuum). Sehingga kadar air benih awal dapat dipertahankan.
Penyimpanan benih
Benih yang dikemas dalam kemasan kertas harus disimpan dalam stoples kaca yang telah diberi bahan desikan, seperti: Silica Gel; arang; abu gosok, sehingga udara di dalam stoples diharapkan tetap kering dan daat mempertahankan kadar air benih awal. Untuk benih yang dikemas dalam kemasan alumunium foil sebaiknya juga disimpan dalam wadah stoples yang tertutup. selanjutnya stoples disimpan di tempat yang kering dan sejuk. Jika memingkinkan dapat disimpan dalam gudang benih yang suhu dan kelembabannya dapat diatur (t = 18 ˚C; RH = 30 %)
Sumber: Litbang Deptan
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Pusing cari??? Ketik ajaa >>>.

Memuat...

>> TwitPap

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | Brantakan Studio
Copyright © 2011. Pasar Petani - Pasarnya Agripreneur - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Modified by Brantakan Studio