Jagung Siap Menggeser Beras Sebagai Makanan Pokok Indonesia

By Pasar Petani - Kamis, 24 November 2011 No Comments

Perkembangan jagung sangat pesat jika dibandingkan perkembangan padi, baik produktivitas hingga ragam produk yang ditawarkan produsen benih. Produktivitas jagung biasa hanya sekitar 2 ton per ha, sekarang dengan benih hibrida bisa mencapai diatas 10 ton per ha. Keunggulan benih hibrida jagung semakin meningkatkan gengsi menanam jagung. Bahkan provinsi Gorontalo menetapkan jagung sebagai komoditas unggulan prioritas daerah, dengan konsep one village one product dan visi agribisnis berbasis jagung, Gorontalo sukses menggaungkan potensi jagung secara nasional.
Berbagai merek benih jagung hibrida unggulan bermunculan sesuai dengan kebutuhan pasar yang semakin meningkat. Setiap tahun produsen baru bermunculan, baik lokal maupun perusahaan multinasional. Namun peningkatan pesat yang dialami jagung rupanya tidak serta merta meningkatkan produktivitas padi yang notabene merupakan makanan pokok utama Indonesia. Produk padi hibrida seharusnya dapat meningkatkan produktivitas malah kewalahan dengan keseragaman, kemurnian rendah, serta rasa yang belum bisa diterima oleh pasar. Beberapa produk padi hibria baru bertumbangan di pasar karena belum sesuai dengan keinginan pasar. Sehingga kehadiran padi hibrida belum bisa membantu meningkatkan produktivitas padi per ha.
Kita lihat saja, jika jagung dapat unggul dalam hal kemudahan produksi, bisa jadi jagung mulai dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok pengganti beras seperti halnya yang terjadi di Amerika.

Salam,
ka_pasarpetani.com

No Comment to " Jagung Siap Menggeser Beras Sebagai Makanan Pokok Indonesia "

Bagaimana Komentar Anda?