Ads (728x90)

Sejenak, menikmati suasana dinginnya minggu pagi di kota Pare, Kediri, Jawa Timur.

Pasar ini tepat berada di tengah kota pare, kota kecil yang dikenal sebagai kampung inggris penyedia jasa kursus bahasa Inggris.


Puluhan bakul (penjual) ayam, bebek dan mentok berjejer menunggu pelanggan. Para bakul akan menjual ternaknya ke pelanggan warung-warung makan atau bakul ternak lainnya yang sudah mempunyai pembeli. Bakul ternak dan pembeli berasal dari sekitar Pare. Sebagian besar ternak berasal dari para peternak rumahan. Para bakul ayam setiap hari akan mencari ternak milik peternak kecil rumahan untuk kemudian dibawa ke pasar untuk dijual kembali. Para bakul biasanya menggunakan bak besar berbentuk kotak terbuat dari bambu sebagai tempat ternak dagangannya.


Dengan adanya pasar hewan tradisional serupa, secara tidak langsung akan melestarikan aktifitas beternak skala rumahan. Meski pasar tidak seluas mal-mal besar yang biasa menjual produk impor, namun pasar tradisional seperti ini dapat menjadi ladang rejeki tersendiri bagi peternak skala kecil dan bakul ternak. Tempat ini pula akan menjadi tempat favorit bagi pemilik warung-warung makan untuk mencari bahan untuk jualan dengan harga paling murah.




Namanya juga pasar tradisional, para pembeli masih dapat menawar dengang harga serendah-rendahnya. Suasana tawar menawar menjadi ciri khas pasar tradisonal yang cukup terasa.


(ka_pasarpetani.com)

Poskan Komentar

Bagaimana Komentar Anda?